//
you're reading...
Catatan & Analisis

PEMIKIRAN ASWAJA TOPENG (20) Hancurnya umat Islam itu bukan karena tidak adanya khilafah?

Gambar

Ketika mendapat pertanyaan dari wartawan Ijtihad ;
“Melihat keadaan Islam saat ini yang kian merosot, bukankah kita harus memperjuangkan agar Islam kembali jaya, kembali dipimpin oleh khalifah yang adil seperti para Khulafaur Rasyidin?”

M Idrus Ramli menjawab;
“… Hancurnya umat Islam itu bukan karena tidak adanya khilafah. Nabi sudah menjelaskan bahwa umat Islam hancur karena al-wahn yaitu cinta dunia dan takut mati, bukan karena tidak adanya khilafah.
Makanya, yang lebih penting bukannya penegakkan khilafah ideal seperti itu. Tapi perbaikan dari bawah dengan memberikan pengajaran yang betul. Itu yang dilakukan para kiai-kiai ….”
(Majalah Ijtihad, PP Sidogiri Pasuruan Jatim, edisi 31, hal 19).

MEMBONGKAR PAT:

Hancurnya umat Islam itu bukan karena tidak adanya khilafah?

Umat Islam hancur karena wahen itu betul. Akan tetapi miturut al-Ghazali dalam al-Ihya’-nya, kurang lebih urutannya begini;

هلاك البلاد بهلاك الرعية، وهلاك الرعية بهلاك الأمراء، وهلاك الأمراء بهلاك العلماء، وهلاك العلماء بحب الدنيا وكراهية الموت (الوهن).
“Hancurnya negeri karena hancurnya rakyat [manusia], hancurnya rakyat karena hancurnya umaro [penguasa], hancurnya umaro karena hancurnya ulama, dan hancurnya ulama karena cinta dunia dan takut mati [wahen].”

Jadi karena virus wahen, para ulama tidak mau berdakwah untuk menerapkan syariat Islam secara kaffah; karena virus wahen mereka merekayasa, berdusta, memitnah, dan memprovokasi terhadap Hizbut Tahrir yang sedang berjuang untuk menerapkan syariat Islam secara kaffah melalui penegakkan daulah khilafah; karena virus wahen mereka nempel-nempel seperti perangko kepada para penguasa yang nyata-nyata tidak menerapkan hukum Allah dalam pemerintahannya; dan karena virus wahen mereka mendukung pemerintahan demokrasi-sekular yang nyata-nyata akidahnya bukan akidah Islam dan bukan akidah Aswaja yang komplit, dan menuduh akidah Hizbut Tahrir bukan akidah Aswaja, padahal akidah Hizbut Tahrir adalah rukun iman yang enam, yang menjadi asal dan inti akidah Aswaja.

Jadi sama saja antara hancurnya umat Islam karena wahen atau karena tidak adanya daulah khilafah. Ini tidak perlu dipersoalkan.

Dan masih ada lagi penyebab kehancuran umat, yaitu khianat, yakni menyia-nyiakan amanah. Rasulullah SAW bersabda;

عن أبي هريرة رضي الله عنه قال: قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: إذا ضيعت الأمانة فانتظر الساعة. قال: كيف إضاعتها؟ قال: إذا وسد الأمر إلى غير أهله فانتظر الساعة. رواه البخاري وأحمد و البيهقي والديلمي بلفظ أسد بدل وسد.
Dari Abu Hurairah ra berkata; Rasulullah SAW bersabda; “Ketika amanah sudah disia-siakan, maka tunggulah kehancuran”. Abu Hurairah berkata; “Bagaimanakah menyia-nyiakannya?” Beliau bersabda; “Ketika suatu perkara telah diserahkan kepada selain ahlinya, maka tunggulah kehancuran”.

Bahkan kehancuran umat-umat terdahulu itu ada yang karena meninggalkan amar-makruf dan nahi-munkar, ada yang karena zalim dan ada yang karena menolak dakwah.

Terkait perkataan M Idrus Ramli, “Makanya, yang lebih penting bukannya penegakkan khilafah ideal seperti itu. Tapi perbaikan dari bawah dengan memberikan pengajaran yang betul. Itu yang dilakukan para kiai-kiai…”

Hizbut Tahrir sampai saat ini belum menegakkan khilafah, dan masih terus menerus melakukan pengkaderan dan pengajaran Islam yang benar terhadap umat, agar mereka mau mengimani [meng-akidahi], mempraktekkan [mengamalkan] dan memperjuangkan [mendakwahkan] Islam, sebagaimana Nabi SAW mengkader dan mengajarkan Islam kepada para sahabat, sahabat kepada tabi’in, tabi’in kepada tabi’it tabi’in dan seterusnya.

Islam yang benar adalah Islam yang memiliki akidah yang lengkap, yaitu akidah ruhiyah [spiritual] dan akidah aqliyah-siyasiyah [rasional-politik] yang memancarkan sistem untuk mengatur kehidupan, masyarakat dan Negara, melalui jalan politik Islam, bukan politik machiavellis yang tercermin dalam sistem demokrasi-sekular.

Islam yang benar adalah Islam yang memiliki dua sisi ibadah yang menyatu dan tidak terpisah laksana dua sisi koin, yaitu ibadah mahdhah [murni berhubungan dengan Tuhan] dan ibadah ghairu mahdhah [tidak murni berhubungan dengan Tuhan, tapi untuk menjalankan hukum-hukum Tuhan, karena Tuhan menyuruhnya].

Dan Islam yang benar adalah Islam yang murni, yaitu Islam yang apa adanya, yang belum tercampur oleh sesuatu dari luar Islam.

Dan juga Islam yang benar adalah Islam yang rohmatan lil alamin, dengan konotasi Islam sebagai sistem untuk mangatur dunia seluruhnya, bukan Islam bunglon, yaitu Islam yang nempel-nempel pada sistem-sistem lain sebagaimana dikonotasikan oleh gerombolan virus liberal.

(Abulwafa Romli).

Iklan

About hamdanifirdaus

Lahir Paninjauan 10 September 1987 Anak dari pasangan Dalimi St. Budiman Dan Resnawati

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Seruan Al-syam

  • 35,856 hits

MENGENAL HIZBUT TAHRIR

Film Ilamata 2013 Menuju Muktamar Khilafah 2013

HIZBUT TAHRIR PUSAT

HIZBUT TAHRIR INDONESIA

MEDIA OFFICE HIZBUT TAHRIR

RSS Detik Islam

  • Melahirkan Anak Shalih dengan Keteladanan, Perhatian dan Kasih Sayang Mei 28, 2017
    Detikislam.com | Portal Berita Islam. Seorang lelaki yang kini sudah menjadi seorang pengusaha sukses, bercerita bahwa kehidupannya sangat bersahaja ketika kecil. Ia lahir dalam sebuah keluarga sederhana yang menggantungkan penghidupan dari gaji pegawai. Kehidupan pas-pasan dengan empat orang saudara, membuatnya berpikir bahwa kebahagiaan terletak pada kekay […]
  • Ramadhan : Bangkitnya Kekuatan Global Islam Mei 27, 2017
    Kota Istambul dahulunya ibukota Konstatinopel yang menjadi pusat kekuasaan Salibis, dan jantung Eropa, kemudian ditaklukan oleh Sultan Muhammad Al-Fatih, yang sangat terkenal itu. Entah berapa banyak penguasa Islam, berusaha menaklukan Konstatinopel, tetapi selalu gagal. Baru di zamannya Sultan Mohamad Al-Fatih, yang sangat  brilian dan ahli strategi perang, […]
  • Perampok Freeport ingin Kontrak Diperpanjang Hingga 2041 Mei 27, 2017
    PT Freeport Indonesia meminta kontrak kerja sama dengan pemerintah Indonesia untuk mengeksploitasi tambang tembaga dan emas di Papua diperpanjang lagi dari 2021 hingga 2041. Berdasarkan Kontrak Karya II yang diteken tahun 1991, Kontrak Freeport hanya sampai tahun 2021. Presiden Direktur PT Freeport Indonesia, Rozik B. Soetjipto mengatakan Freeport sudah mere […]
  • Di Jakarta, Hilal Terlihat Di Cakung dan Cilincing, Pemerintah Mengabaikan! Lebih hebat dari Nabi? Mei 25, 2017
    DetikIslam.com. JAKARTA  – Kamis petang  Tim rukyatul-hilal di Cakung dan di Cilincing yang biasa dari tahun ke tahun memantau hilal dikabarkan sudah melihat hilal. Di Cakung hilal terlihat sekitar 3,5 derajat dan di Cilincing dengan posisi 4 derajat. Sesungguhnya di zaman Rasulullah shallallahu alaihi wasallam, manakala sudah ada seseorang yang berhasil mel […]
  • Dahsyatnya Proses Sakaratul Maut Mei 23, 2017
    Demi Allah, seandainya jenazah yang sedang kalian tangisi bisa berbicara sekejab, lalu menceritakan (pengalaman sakaratul mautnya) pada kalian, niscaya kalian akan melupakan jenazah tersebut, dan mulai menangisi diri kalian sendiri. (Imam Ghozali mengutip atsar Al-Hasan). Datangnya Kematian Menurut Al Quran : Kematian bersifat memaksa dan siap menghampiri ma […]
  • Akhirnya Ulama Saudi Berani Kritik Keluarga Kerajaan Secara Terbuka Mei 23, 2017
    Akhirnya ulama Saudi berani juga mengkritik keluarga kerajaan. Kritikan secara langsung dan terbuka yang dilakukan ulama Saudi kepada keluarga kerajaan termasuk tidak lazim di negri yang mengklaim paling Sunnah itu. Kritikan yang dilakukan oleh Syaikh Yusuf Ahmad seorang profesor di departemen hukum Islam Universitas Al Imam yang juga merupakan pegawai pemer […]
  • 85 Tahun Umat Islam Hidup Bak Gelandangan Tanpa Rumah Mei 23, 2017
    Oleh : Ihsan Tandjung Tidak banyak muslim yang tahu bahwa 85 tahun yang lalu telah terjadi sebuah peristiwa yang sangat mempengaruhi perjalanan kehidupan umat Islam di seantero dunia. Persisnya pada tanggal 3 Maret 1924 Majelis Nasional Agung yang berada di Turki menyetujui tiga buah Undang-Undang yaitu: (1) menghapuskan kekhalifahan, (2) menurunkan khalifah […]
  • Menyambut Sang Penjajah dengan Bangga Mei 23, 2017
    Ada yang masygul dalam benak kita; mengapa pejabat di negeri ini begitu suka cita menyambut kedatangan Hillary Clinton, Menlu AS yang baru, yang datang ke Indonesia tanggal 18-19 Pebruari 2009? Sampai Mensesneg Hatta Rajasa di Kantor Setneg, Jl. Veteran, Jakarta, Kamis (5/2/2008) menyatakan, “Indonesia masuk dalam radar negara-negara besar yang patut diperhi […]
  • Zionisme Israel, Imperialisme Barat dan Terorisme Keduanya Mei 23, 2017
    Zionisme Israel Sebelum berbicara mengenai Zionisme Israel, kita harus memahami terlebih dulu hubungan antara Yahudi dan Zionisme. Dari apa yang dinyatakan Roger Geraudy dalam The Case of Israel-nya, ada isyarat bahwa ketika berbicara mengenai Yahudi, hal itu terkait dengan: (1) Yahudi sebagai agama; (2) Yahudi sebagai sebuah bangsa; (3) Yahudi sebagai ketur […]
  • KDS Sebar 1.000 Kondom dan Brosur Tentang HIV/AIDS Mei 23, 2017
    Kelompok dukungan sebaya (KDS) Jepara Plus yang peduli pada HIV/AIDS di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, Senin, menyebarkan sekitar 1.000 kondom dan brosur mengenai penyakit yang menyerang kekebalan tubuh manusia ke masyarakat luas dalam peringatan Hari HIV/AIDS sedunia 1 Desember 2008. Ketua KDS Jepara Plus, Faizin, di Jepara, Senin, mengatakan, aksi simpatik […]

%d blogger menyukai ini: